Friday, June 28, 2013

terjalnya jalan kita


Terjalnya jalan kita

Ntah bagaimana takdir ini bicara, tapi ini begitu sulit untuk ku jalani. Tentang kerinduan yang kini kita tanggung, tentang angan yang jujur tlah terbayang dalam setiap detik perjalanan hidup ku. Apa lagi yang bisa ku lakukan untuk jalan terjal yang sekrang sedang kita lalui??? Katakanlah wahai takdir, apa lagi yang bisa ku lakukan selain rasa perih jarak yang kau berikan kepada kami?! Kami hanya ingin waktu dan kesempatan untuk saling bersua. Kenapa hal kecil itu sulit untuk kau lakukan???? Tidakkah kau lihat kami tersudut oleh kerinduan yang besar??
Sayang….
Aku sama sekali tak mengerti tentang apa yang terjadi dengan takdir ini, tapi ini terasa begitu perih…
Impian kita saat ini hanya ingin memperpendek jarak yang memisahkan kita, tapi kenapa sesulit ini???
Rasanya ada yang tersangkut di kerongkongan ini, sebuah benih rasa perih yang tetang jarak yang memisahkan kita.
Apa obat mujarap rasa ini?
Sungguh dengan menulis seribu nama mu di badanku pun tak mengurangi rasa yang kini tengah berdiri gagah di jiwa ini…..
Aku hanya ingin melihat mata mu dari dekat, menyentuh mu, memeluk mu, dan mendengar detak jantung mu….
Hanya itu………


To: Azdhari Prayuda

Tuesday, June 11, 2013

mengenang 15 tahun kepergian teman kecil ku Ihsan

hay...............
ihsan apa kabar??
nggak terasa ya, udah lama kita terpisah dengan ruang, waktu, dan dimensi yang berbeda.....
sekarang aku udah kuliah san, di Padang, cobak kalau kamu sama Dodi ada disini kyak dulu waktu kita kecil bertiga kemana-mana, rebutan keleng susu bertiga....
hahahahahahaha
lucu, aku jugak masih ingat gimana kamu nunjukin mbeng kamu sama papa ku, setiap kali ketemu.....
hahahahahaha
gimana jadinya ya kalau kamu di kasih tuhan umur yang panjang dan sampek gede' kayak aku sekarang terus kebiasaan kamu nunjukin mbeng ke papa masih ada??
hahahahahahahahaha :D
gokil-gikil.....
semoga aja kamu di sana masih ingat sama aku ya san, semoga tempat mu adalah tempat paling indah yang disediain tuhan buat kamu....
salam rindu san......
sampai bertemu sobat kelak di tempat yang sama....
salam buat para peri yang lagi duduk di samping kamu saat ini san...
yang pasti aku nggak kalah cantik lo dari mereka...
hahhahahahahahahahaha
narsis dikit ggp kan san....
:P

Saturday, June 8, 2013

To You Yuda

ku rebahkan tubuh ku di atas hamparan pasir
mengatupkan kedua mata ku
mencoba bermain dengan imajinasi
bayang-bayang kejadian masa lalu berputar di kepala ku
menghantarkan bulir bening ke sudut kelopak mata
lalu hati ini berkata dengan lirih
wahai penentu jalan hidup ku
biarkan aku memilih dia untuk menyusuri jalan mu
jangan biarkan aku melangkah tanpa kaki nya
dan dengan terbata hati ini memohon pada mu
jangan tinggalkan aku

by:eka fidia

Lihat Aku

 Lihat Aku

ku berdiri sendiri
menahan air mata
karna dirimu tak bisa cintai ku
ku mohon
biarkan senangku menari lembut di udara
biarkan semua cinta terbang bebas
biarkan angan ku terus menanti
tuhan tolong tetapkan rasa cinta ini
meski ku harus bernafas tanpa udara
aku takkan pernah berhenti mencintai mu
walau waktu memaksa ku untuk berhenti
aku takkan pernah beranjak ke hati yang lain
walau dunia memaksa ku untuk berlari
jika suatu saat ia pergi dari hidup mu
maka carilah aku
aku tak peduli kau pernah menolakku
banyak kata yang terbuang percuma
karna kau tak pernah mendengar ku
ku harap puisi ini bisa kau baca
walau sulit untuk mu membacanya...
by:Eka Fidia